Kumpulan Kode Meteran (MCB) Listrik Pulsa untuk Semua Merek yang Jarang Diketahui


Kilas Trending – Sekarang ini listrik telah menjadi kebutuhan utama masyarakat karena memiliki peran sangat penting untuk berbagai aktivitas rumah tangga maupun bisnis.

 

Kumpulan Kode Meteran (MCB) Listrik Pulsa untuk Semua Merek yang Jarang Diketahui

Sistem pembayaran listrik pun sudah berubah dan banyak yang beralih menggunakan sistem prabayar dimana pengguna harus melakukan isi ulang sebagai nilai tukar daya listrik yang hendak digunakan.

 

Dengan menggunakan listrik sistem prabayar, pelanggan PLN bisa membeli daya listrik sesua kebutuhan. Pengisiannya pun menjadi lebih mudah, cukup membeli kode atau token listrik yang sekarang ini sudah banyak tersedia di counter, minimarket, maupun di tempat lainnya.

 

Ada beberapa merek MCB (Miniature Circuit Breaker) atau sering disebut meteran listrik yang banyak digunakan di Indonesia, antara lain Star, Itron, Hexing, dan Glomet.

 

Merek-merek tersebut memiliki perbedaan dari segi fisik maupun pengoperasiannya. Bagi Anda yang sudah lama menggunakan listrik pulsa, tentunya sudah paham tandanya ketika daya akan segera habis.

 

Namun, selain kode token ada juga sejumlah kode rahasia pada MCB pulsa yang jarang orang tahu.

 

Nah, berikut ini kami bagikan sejumlah kode yang terdapat pada meteran listrik pulsa untuk Anda yang ingin mengetahui beberapa informasi penting atau melakukan perubahan sederhana pada setting meteran.

 

Kode Rahasia MCB (Meteran) Digital Merek HEXING

  • 800 [ENTER]: Restart Meter (Jika ada cancel).
  • 801 [ENTER]: Cek sisa KWH.
  • 802 [ENTER]: Mengecek Tanggal.
  • 803 [ENTER]: Mengecek jam.
  • 804 [ENTER]: Cek ID meter PLN Prabayar.
  • 805 [ENTER]: Mengecek SGC.
  • 806 [ENTER]: Mengecek penyebab listrik padam.
  • 807 [ENTER]: Voltase listrik.
  • 808 [ENTER]: Ampere yang sedang dipakai.
  • 809 [ENTER]: Counter jumlah berapa kali mati.
  • 812 [ENTER]: Mematikan alarm batas KWH.
  • 813 [ENTER]: Mengecek penggunaan KWH.
  • 814 [ENTER]: Daya yang sedang digunakan.
  • 815 [ENTER]: Tanggal pengisian token terakhir.
  • 816 [ENTER]: Mengecek waktu pengisian token terakhir.
  • 817 [ENTER]: Jumlah KWH pengisian terakhir.
  • 821 [ENTER]: Cek penggunaan KWH dalam 1 bulan yang lalu.
  • 822 [ENTER]: Cek penggunaan KWH dalam 2 bulan yang lalu.
  • 823 [ENTER]: Cek pemakaian KWH dalam 3 bulan yang lalu.
  • 824 [ENTER]: Cek pemakaian KWH dalam 4 bulan yang lalu.
  • 825 [ENTER]: Cek penggunaan KWH dalam 5 bulan yang lalu.
  • 831 [ENTER]: Cek total pengisian 1 bulan terakhir.
  • 832 [ENTER]: Cek total pengisian 2 bulan terakhir.
  • 833 [ENTER]: Cek total pengisian token 2 bulan terakhir.
  • 834 [ENTER]: Cek total pengisian token 4 bulan terakhir.
  • 835 [ENTER]: Cek jumlah pengisian token dalam 5 bulan terakhir.
  • 851 [ENTER]: Total KWH listrik yang telah digunakan.
  • 852 [ENTER]: Kode pengisian token terakhir.

 

Kode Rahasia MCB (Meteran) Digital Merek ITRON

  • 00 [ENTER]: Restart meter (bila ada keterangan gagal atau periksa pada meteran).
  • 03 [ENTER]: Cek jumlah KWH listrik yang telah lalu.
  • 07 [ENTER]: Batas KWH.
  • 09 [ENTER]: Cek daya yang digunakan.
  • 41 [ENTER]: Voltase listrik.
  • 44 [ENTER]: Jumlah ampere yang sedang digunakan.
  • 47 [ENTER]: Daya yang sedang digunakan.
  • 54 [ENTER]: Menampilkan kode token terakhir.
  • 59 [ENTER]: Jumlah KWH pada pengisian terakhir.
  • 69 [ENTER]: Counter jumlah berapa kali mati.
  • 75 [ENTER]: Cek ID meter PLN Prabayar.
  • 79 [ENTER]: Cek batas minimal bunyi alarm.
  • 456xx [ENTER]: Mengubah batas minimal alarm. Contoh: 45604 untuk 4 KWH.
  • 78 [ENTER]: Cek delay alarm dalam menit.
  • 123xx [ENTER]: Mengubah delay alarm. Contoh: 12315 untuk 15 menit.
  • 90 [ENTER]: Mematikan lampu indikator LED.

 

Kode Rahasia MCB (Meteran) Digital Merek CONLOG

  • #1# = Daya rata-rata yang dipakai.
  • #2# = Total KWH pemakaian terakhir.
  • #6# = Total KWH yang dimasukkan terakhir.
  • #11# = Cek token terakhir.

 

Kode Rahasia MCB (Meteran) Digital Merek GLOMET

  • 37 [ENTER]: Cek sisa KWH.
  • 38 [ENTER]: Cek total KWH listrik yang telah terpakai.
  • 41 [ENTER]: Cek voltase listrik.
  • 47 [ENTER]: Cek daya yang dipakai.
  • 54 [ENTER]: Cek kode token listrik terakhir.
  • 59 [ENTER]: Cek total KWH pada pengisian terakhir.
  • 75 [ENTER]: Mengetahui ID meteran untuk PLN Prabayar yang digunakan.
  • 79 [ENTER]: Mengetahui batas minimal alarm.

 

Kode Rahasia MCB (Meteran) Digital Merek STAR

  • 01 [ENTER]: Cek kumulatif penggunaan KWH.
  • 02 [ENTER]: Cek daya maksimum yang terpakai dalam bulan berjalan.
  • 03 [ENTER]: Cek tanggal, jam dan menit saat pencapaian daya maksimum terjadi.
  • 04 [ENTER]: Cek tegangan (volt) yang terukur.
  • 05 [ENTER]: Cek arus listrik (Ampere).
  • 06 [ENTER]: Cek total pembelian KWH selama ini.
  • 07 [ENTER]: Cek kumulatif daya (KWH) yang tersisa.
  • 08 [ENTER]: Perkiraan daya yang akan habis (dalam hitungan hari).
  • 12 [ENTER]: Mengetahui batas minimum alarm berbunyi.
  • 13 [ENTER]: Cek pembatas daya, apabila angka terlampaui maka listrik akan mati.
  • 14 [ENTER]: Cek jumlah daya maksimum dalam bulan sebelumnya.
  • 15 [ENTER]: Cek jumlah penggunaan di luar batas.
  • 16 [ENTER]: Cek angka penundaan waktu trip pada saat overload.
  • 17 [ENTER]: Cek parameter waktu pemindahan data.
  • 18-30 [ENTER]: Cek angka konsumsi daya selama 1 sampai 12 bulan.
  • 31 [ENTER]: Cek daya terukur saat ini (dalam Kilo Watt).
  • 37 [ENTER]: Mengetahui delay alarm dalam menit.
  • 38 [ENTER]: Cek pemakaian KWH meter jika contactor mengalami eror.
  • 39 [ENTER]: Memastikan keakuratan Kristal RTC.
  • 40 [ENTER]: Mengecek berapa kali terjadi pembukaan cover.
  • 41-45 [ENTER]: Mengecek tanggal dan jam waktu membuka cover meter sampai 5 kali terakhir.
  • 46 [ENTER]: Mengecek angka dari kumulatif trip dikarenakan melebihi pembatas daya (overload/kelebihan beban).
  • 47 [ENTER]: Mengecek tanggal dan jam waktu terjadinya overload terakhir.
  • 48-51 [ENTER]: Mengecek tanggal dan jam waktu ke-2 terjadi overload sampai 5 kali terakhir.
  • 52-57 [ENTER]: Mengecek kumulatif meter OFF dari supply tegangan.
  • 58 [ENTER]: Mengecek angka dari kumulatif kejadian indikasi kesalahan pengawatan pada meter.
  • 59-63 [ENTER]: Mengecek kumulatif kejadian indikasi kesalahan pada meter.
  • 65 [ENTER]: Cek ID Meter listrik prabayar.
  • 76-80 [ENTER]: Mengecek kode token yang terakhir dimasukkan.
  • 82 [ENTER]: Mengecek index dari tarif.
  • 83-87 [ENTER]: Menampilkan kumulatif pembelian daya terakhir yang dilakukan.

 

Itulah beberapa kode rahasia pada meteran listrik pulsa di rumah Anda. Bagaimana, rumah Anda menggunakan meteran listrik merek apa nih?

 

Sumber: www.sepulsa.com | www.prosesbayar.com


Posting Komentar

Copyright © 2020 Kilas Trending